Assalamu'alaikum Wr.Wb. . .
Disini saya akan menjelaskan tentang konsep dasar pemrograman berbasis objek. mari kita simak artikel dibawah ini dengan seksama.
Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik peranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.
Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) BUKAN merupakan bahasa pemrograman, tetapi merupakan sebuah paradigma (cara berpikir) baru dalam pembuatan sebuah program. PBO menitikberatkan pada identifikasi objek-objek yang terlibat dalam sebuah program dan bagaimana objek-objek tersebut berinteraksi.
Pada PBO, program yang dibangun akan dibagi-bagi menjadi objek-objek. Perlu diidentifikasi tentang:
- Objek yang apa yang akan digunakan,
- Data apa saja yang dibutuhkan oleh objek tersebut,
- Bagaimana perilaku dari objek tersebut,
- Bagaimana komunikasi objek satu dengan objek yang lainnya sehingga bisa memecahkan masalah yang diinginkan
DEFINISI PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
[Meyer98]: Sebuah sistem yang dibangun berdasarkan metoda berorientasi objek adalah sebuah sistem yang komponennya di-enkapsulasi menjadi kelompok data dan fungsi, yang dapat mewarisi atribut dan sifat dari komponen lainnya, dan komponen-komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain.
Pemrograman berorientasi objek adalah metode pemrograman berdasarkan hirarki kelas, dimana kelas-kelas tersebut didefinisikan dengan baik dan bisa saling bekerja sama untuk memecahkan masalah.
CLASS (KELAS)
Merupakan definisi statik (kerangka dasar) dari objek yang akan diciptakan, berupa struktur yang mendefinisikan data (property) dan method dari objek. Bisa disebut cetak biru dari objek atau bisa disebut gambaran umum dari benda.
Contoh penamaan kelas: Mobil, Laptop, Anggota, Buku, dll
PROPERTY
Merupakan data atau state yang dimiliki oleh class. Contoh pada class Mobil, memiliki property:
- Warna
- Model
- Produsen
METHOD
Merupakan behavior (perilaku) sebuah class. Bisa dikatakan sebagai aksi atau tindakan yang bisa dilakukan oleh suatu class. Contoh pada class Mobil, memiliki method:
- Start, method untuk menjalankan mobil
- Stop, method untuk menghentikan laju mobil
- Change Gear, method untuk ganti gigi persneling
- Turn, method untuk belok kanan atau kiri
OBJECT
Merupakan abstraksi dari sesuatu yang mewakili sesuatu pada dunia nyata. Pada bahasa pemrograman, object adalah komponen yang diciptakan dari class (instance of class). Object merupakan entitas pada saat RUN TIME. Object memiliki siklus creation, manipulation, dan destruction. Satu class bisa menghasil banyak object.
Contoh Object pada Bahasa Java:
KARAKTERISTIK UTAMA PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
- Abstraksi
Contoh:
- Pada sistem informasi perpustakaan, apakah membuat class Mahasiswa dan class Dosen atau membuat class Member saja?
- Kasus toko sepeda, apakah membuat Class Sepeda atau Class Sepeda Balap dan Class Sepeda Gunung?
- Hal atau sesuatu yang mana saja yang akan menjadi object?
- Apa ciri-ciri pembeda (property) yang dimiliki object tersebut?
- Bagaimana kelakuan (method) dari object tersebut?
- Enkapsulasi
Rincian implementasi internal suatu object dibuat tersembunyi sehingga tidak bisa diketahui dan diakses oleh object lain. Object lain hanya bisa berkomunikasi dengan object tersebut melalui antarmuka (interface) yang disediakan oleh object tersebut.
Misal pada class Car, data variabel current_gear dibuat private sehingga object lain tidak bisa mengakses variabel tersebut. Object lain hanya bisa menjalankan method changeGear(int gear) tanpa mengetahui posisi gear saat sebelum diganti.
Contoh:

- Inheritance (pewarisan)
Pewarisan memungkinkan kita untuk menciptakan kelas baru (kelas turunan) yang merupakan perluasan atau spesialisasi dari kelas lain yang telah ada (kelas induk).
Kelas turunan akan memiliki property dan method yang sama dengan kelas induk, dimana pada kelas turunan memungkinkan untuk menambahkan property atau method-method baru. Kelas turunan bisa melakukan definisi ulang terhadap method-method yang sudah ada di kelas induknya (overriding).
Contoh: anda bisa membuat class ModernCar yang merupakan turunan dari class Car. Artinya, class ModernCar memiliki property dan method yang sama dengan induknya tanpa perlu dideklarasikan ulang. Agar menjadi unik, class ModernCar menambahkan method retreat() pada definisi class-nya.
- Polymorphism
Contoh overriding:





Tidak ada komentar:
Posting Komentar